KEBERMANFAATAN ILMU PENGETAHUAN PERSPEKTIF AGAMA HINDU

Main Article Content

Ida Bagus Gede Wiradnyana

Abstract

Albert Einstein, menyatakan “ilmu tanpa agama buta, agama tanpa ilmu lumpuh” pernyataan ini dapat dimaknai bahwa ada dualitas beroposisi biner yang mesti didalami secara simultan. Pertama tentang pentingnya agama untuk melambari ilmu pengetahuan, dan yang kedua perlunya ilmu dalam pengamalan agama. Walaupun ilmu mempunyai metodenya sendiri yang bersifat ilmiah, sebagaimana agama juga memiliki metodenya tersendiri untuk menyimak makna. Keduanya mesti tidak saling menegasikan eksistensi masing-masing. Pada artikel ini penulis akan mendeskripsikan bagaimana pentingnya ilmu pengetahuan, berdasarkan perspektif agama Hindu. Artinya ilmu pengetahuan mesti menjadi penuntun umat Hindu, memahami alam semesta secara eksoterik; kebendaan atau hakekat yang terjangkau oleh kecerdasan manusia, begitu juga memahami alam semeta secara esoterik; kefanaan yang tidak terjangkau oleh kecerdasan manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
KEBERMANFAATAN ILMU PENGETAHUAN PERSPEKTIF AGAMA HINDU. (2019). JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK), 1(1), 1-11. https://doi.org/10.56325/jpbisk.v1i1.3
Section
Articles

How to Cite

KEBERMANFAATAN ILMU PENGETAHUAN PERSPEKTIF AGAMA HINDU. (2019). JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK), 1(1), 1-11. https://doi.org/10.56325/jpbisk.v1i1.3