KONSEP PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA PADA MATA KULIAH ETIKA MAITREYA DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA DI STAB MAITREYAWIRA PEKANBARU

Main Article Content

Mustika Ayu
Rida Jelita
Sri Diana Rozana

Abstract

 


Metode penelitian ini adalah studi kasus, tempat penelitian adalah STAB Maitreyawira Pekanbaru. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Adapun dari hasil penelitian bahwa perilaku nakal yang dilakukan remaja bisa saja terjadi karena faktor keluarga itu sendiri, seperti keluarga yang berantakan, lingkungan sosial seperti pergaulan dengan remaja lain yang pernah melakukan kenakalan, dan budaya yang melekat pada lingkungan tersebut, sehingga bahwa remaja dapat terjerumus ke dalam kenakalan. kenakalan remaja. Remaja yang melakukan kejahatan umumnya kurang memiliki pengendalian diri, atau mungkin menyalahgunakannya. Ada banyak bentuk kenakalan remaja yang terjadi saat ini. Bentuk-bentuk kenakalan remaja yang tergolong pelanggaran norma sosial, norma agama, antara lain perundungan, perkelahian, demonstrasi, penyimpangan, dan kenakalan remaja lainnya. Padahal banyak cara yang dapat dilakukan dalam menanggulangi kenakalan remaja baik secara preventif maupun represif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
KONSEP PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA PADA MATA KULIAH ETIKA MAITREYA DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA DI STAB MAITREYAWIRA PEKANBARU. (2023). JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK), 5(2), 45-51. https://doi.org/10.56325/jpbisk.v5i2.109
Section
Articles

How to Cite

KONSEP PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA PADA MATA KULIAH ETIKA MAITREYA DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA DI STAB MAITREYAWIRA PEKANBARU. (2023). JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK), 5(2), 45-51. https://doi.org/10.56325/jpbisk.v5i2.109

References

Abuddin Nata.(2014).Akhlak Tasawuf dan Karakter Mulia.Jakarta: Rajawali Pers

Ali Muhammad. (1993).Strategi Penulisan Pendidikan. Bandung: Angkasa

Aminuddin Aliaras. (2006). Pendidikan Agama Islam. Jakarta : Graha Ilmu

Anwar Desi. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Surabaya : Amelia.

Dasikin, Prawardi dan Suliana. (2007). Filsafat Buddha, Sebuah Analisa Historis. Jakarta : Erlangga.

Dhammananda S. (2004). Keyakinan Umat Buddha (terjemahan Ida Kurniati). Jakarta : Yayasan Penerbit Karaniya.

Karlina Lilis. (2020). Fenomena Terjadinya Kenakalan Remaja. Jurnal Edukasi Nonformal Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020.

Kartono K. (1998). Patologisosial 2 Kenakalan Remaja. Jakarta : CV. Rajawali

Kartono K.(2013).Patology Sosial 2,kenakalan Remaja.Jakarta:PT Raja Grafindo Persada

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2011). Pembelajaran Kontekstual dalam Membangun Karakter Siswa. Jakarta: Kemendikbud.

Keraf Sonny. (2002). Etika Lingkungan.Jakarta: Buku Kompas

Korda IV Mapanbumi. (2001). Keluhuran Sebuah Vihara.

Kuang W. Cheng. (2005). Meditasi dalam Kehidupan Sehari–hari (terjemahan Lany Anggawati dan Wena Cintiawati). Klaten : Wisma Sambodhi.

Mapanbumi. (2002). Etika Maitreyani dalam kehidupan sehari-hari. Pusdiklat Buddhis Maitreyawira:Jakarta

Moleong J. Lexy. (2011). Metodologi penulisan Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya

Mukhtar Latif. (2011). Pandangan Sosial Agama Buddha. Jakarta : CV. Nitra Kencana Buana.

Nasution Zulkarimein. (2015). Etika Jurnalisme Prinsip-prinsip Dasar.Jakarta: Rajawali Pers

Putra Nusa dan Lisnawati Santi. (2012). Penulisan Kualitatif Pendidikan Agama Islam. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya

Ruslan Rosady. (2010). Metode Penulisan Public Relation dan Komunikasi. Jakarta : PT.Raja Grapindo Persada

Sarwono, Sarlito. (2012). Psikilogi Remaja. Jakarta: Rajawali Press

Sonika. (2021). Implementasi Pendidikan Agama Buddha Berbasis Moralitas Altruis pada SMP Metta Maitreya Pekanbaru. Jurnal Maitreyawira Volume 2 Nomor 2 November 2021.

Sudarsono. (1991). Kenakalan Remaja. Jakarta : PT. Rineka Cipta

Sudarto. (1997). Metodologi Penulisan Filsafat. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Sugiyono. (2016). Metode Penulisan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Jakarta : Alfabeta.

Sumara D, Humaedi S. dan Santos M. B. (2017). Kenakalan Remaja dan Penangangannya. Jurnal Penelitian dan PPM Volume 4 Nomor 2 Juli 2017.

Sumiati Asra. (2009). Metode Pembelajaran. Bandung: CV Wacan Prima.

Sutrisno Hadi. (2004). Metodologi Research jilid 2.Yogyakarta: Andi Offset.

Trianto. (2011).Pengantar Penulisan Pendidikan bagi Pengembangan Profesi Pendidikan & Tenaga Kependidikan.Jakarta: Kencana

Warsito. (1991). Kenakalan Remaja. Yogyakarta: Grafindo Persada.